02 October 2011

Modifikasi Yamaha Byson Orange Slash

Modifikasi Yamaha Byson - Sebenarnya langkah yang dilakukan oleh Ida Bagus Surya ini tergolong berani. Dia berani mencopot lampu standar Yamaha Byson yang sebenarnya sangat bagus itu. Bahkan saat ini banyak motor lain yang dirombak menggunakan lampu Byson. Itu salah satu bukti bahwa desain atau bentuknya sangat menarik.

Tapi tentu saja ada alasan Surya melakukan ini. "Saya sudah lama mengimpikan punya motor Buell. Untuk tahap sekarang ya Byson ini aja dulu yang meniru motor Amerika itu," kata Surya.

Jadi dengan nekat dia memboyong head lamp Buell untuk dipasang di Byson. Sudah pasti harganya tidaklah murah. Tapi Surya ogah berbagi mengenai harga komponen ini.




Supaya lebih rapi dan menarik, maka dibuatkan semacam dudukan yang manis. "Dudukan itu kita buat dengan fiber, bentuknya mengikuti desain bodi kit motor yang kita rancang," kata Made Ambhara dari rumah modifikasi M1, Denpasar yang melakukannya.

Bentuk dudukan lampu ini juga agak membulat sesuai dengan tampilan lampu Buell sendiri yang berkesan mata belo.

Berikutnya Surya tidak mau hanya itu saja. Meskipun tidak melakukan rombakan yang banyak di wilayah bodi, tapi sudah terkesan dia ingin motor terlihat lebih gagah daripada aslinya.
Modifikasi Yamaha Byson Orange Slash

Teknik yang dilakukan adalah dengan membuat bodi kit di beberapa bagian. Misalnya saja buritan. Selain memberi penutup jok supaya jadi terkesan jok tunggal, Surya pada bagian samping juga menambahkan fiber.

"Bentuk lekukannya mengikuti model tangki, tangki sendiri tidak banyak kita ubah, masih mengandalkan bentuk standarnya," terang Made Ambhara lagi.

Supaya lebih sip maka di bagian bawah juga dipasang semacam cover engine. "Semua bagian bodi ini kita buat menggunakan fiber," tambah pemilik bengkel di Jl. Gunung Muliawan Timur, No. 15X, Denpasar, Bali.

Modifikasi Yamaha Byson Yang Gahar

Oh ya, biar sedikit terkesan motor gede maka dibuat juga seperti rangka tambahan di bawah tangki. Dibuat menggunakan pipa tubular dan dicat hitam. Seharusnya jika Surya berani, harusnya rangka ini juga dicat dengan warna terang supaya jels terlihat. Jika seperti ini sepertinya tersamar, tidak jelas.

Data Modifikasi Yamaha Byson

Ban Depan : Pirreli 120/60-17
Ban Belakang: Battlax 140/70-17
Knalpot : Suzuki GSX 400
Pelek Belakang : Baros 4,5x17
AE Garage : 0815-9941260
Andyz Milanisti Modifikasi
01 October 2011

Modifikasi Yamaha V-ixion Orange Robot


Modifikasi Yamaha V-ixion
- Secara blak-blakan modifikator motor ini cerita kalau konsep Yamaha V-ixion ini murni dari otaknya. Tidak ada pengaruh dari builder dunia atau film dan lain sebagainya. "Tiba-tiba saja kepikiran bentuk seperti ini," buka Jarot Murdiyanto dari bengkel Scum di Solo, Jawa Tengah.

Untuk urusan rangka, dia sedikit terpengaruh virus WJS atau West Jateng Style yang berkembang dari kawasan Banyumasan. "Saya melihat dengan model seperti itu motor tampak agresif dengan buntut buntung," tambah Jarot.




Langkah pengerjaanya tidaklah terlalu susah. "Saya tinggal membuang rangka belakang dan dilanjutkan dengan membuat rangka baru yang jauh lebih pendek," tambah pria 36 tahun ini.

Tapi, dia tidak berani terlalu buntung. "Sebab saya masih menyisakan tempat untuk boncenger, kalau WJS sejati jok tinggal secuil doang," cerita Jarot lagi.

Setelah itu baru kemudian dia mulai memikirkan bentuk bodin. "Saya lebih suka menggunakan pelat galvanis daripada fiber," cerita builder yang memang suka tampilan Modifikasi V-ixion x-treme ini.

Modifikasi Vixion

Hal itu karena Jarot memang berniat tidak ada hasil karya modifnya yang sama. Karena itu dengan menggunakan pelat kesan tadi lebih dapat. Kesannya lebih personal, tidak pasaran.

Karena penuh sudut tajam maka kesan robotic yang didapat. Misalnya bentuk tangki. Tangki juga lebih enak dijepit karena ada bagian yang melengkung, pas untuk jepitan paha.

Bentuk tangki tadi juga mempengaruhi buritan. "Supaya lebih harmonis, bentuk lekukannya juga sama dengan bagian belakang," ungkap ayah tiga anak ini.

Demikian juga dengan engine guard. Jarot membuatnya jadi one piece alias satu potongan saja. Tapi ukurannya besar. Dengan sistem seperti itu maka tidak ada bagian sambungan. Efeknya terlihat rapi.

Kesan robot semakin dapat jika kita perhatikan head lamp-nya. Bentuknya seperti kepala sebuah robot. Bahkan lampu itu sendiri ditempatkan tersembunyi di dalam cover. Untuk keluarnya cahaya ada sebuah lubang yang disediakan. Benar-benar unik dan beda dari tampilan lampu biasanya.


Kelar urusan bentuk tinggal finishing. Jarot dengan pintar memilih perpaduan warna oranye dan putih. "Dengan warna terang seperti ini, detail lekukan bodi yang dihasilkan jadi lebih jelas sehingga kreasi kita akan terlihat. Itu akan membanggakan," kata pemilik bengkel beralamat di desa Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Solo ini. Sungguh sebuah konsep baru yang susah ditiru.

Arm Custom
Selain bentuk bodi motor, hal lain yang mengelitik mata di motor injeksi 150cc Yamaha ini ada pada bentuk lengan ayun.

Jarot membuat ulang seluruh bagian swing arm ini. Dia menggunakan pipa dengan diameter 1 inci. Konstruksinya beda dengan desain arm standar V-ixion.

"Tapi, saya tidak mengubah jarak sumbu rodanya. Panjang arm sama dengan aslinya," ceritanya dengan logat Jawa yang kental saat dihubungi via telepon.


Supaya keunikan arm ini terlihat jelas maka dicat dengan warna putih. "Kalau dicat hitam nantinya banyak yang enggak ngeh," lanjutnya.

Sedangkan untuk monosok tetap menggunakan orisinal. "Kita usahakan masih pakai orisinal. sebab prinsip kita mengurangi biaya belanja variasi," tutupnya sambil tertawa lebar.

DATA MODIFIKASI Yamaha Vixion
Ban depan: Swallow 120/70-17
Ban belakang: Battlax 160/70-17
Pelek: Power
Sok depan: Byson Custom
Swing arm: Handmade tubular
Knalpot: Custom
SCUMB: 0838-6640-8328
Andyz Milanisti Modifikasi

Modifikasi Satria FU 150 Full Concept

Seram juga melihat tampilan Suzuki Satria FU-150 milik Padang Pradipta dari Perumnas Mulyasari, Majenang, Cilacap Jawa Tengah. Seperti monster atau robot di film Transformers.

“Bisa seperti itu karena bagian tangki dan bodi depan sudah didesain cukup radikal,” jelas Suswanto, modifikator from Billy Custom (BC), Purwokerto yang mengerjakan itu semua.

Tangki dibuat enggak biasa karena memiliki desain baru dengan bentuk lancip. Bagian ini nemplok pada underbone bagian belakang komstir. Juga ada shroud atau sayap pada tangki.


Makanya bentuk dan ukuran wadah bensin itu cukup besar sekaligus sebagai dudukan sein. Cover lampu sengaja dibuat menumpuk dengan dudukan cover setang. Bagian ini memang dibuat agar ornamen setang sedikit ngumpet dan berkesan clean. Sekaligus memperlihatkan desain baru pada dunia streetfighter.

Tujuan lainnya, juga adalah sebagai dudukan spidometer asli Satria F. Secara fungsional tetap aman sebagai penunjuk info sein di saat belok dan kelengkapan informasi putaran mesin pada takometer serta kapasitas bahan bakar.

Lainnya, model deltabox baru dirancang dengan bentuk lebih besar. “Bagian ini untuk mengkamuflasekan sasis bawah tangki sedikit kurang basar,” jelas modifikator yang juga ‘tercemar’ aliran streetfighter khas Kota Mendoan itu.


Aliran streetfighter ini biasa disebut atau beken dengan West Jateng Style alias WJS. Seperti bodi belakang buntung dan pendek yang berkesan single fighter. Cara bikin pendek tadi dilakukan dengan memotong tulang belakang sampai abis.

"Untuk memangkasnya, dari mulai bagian underbone. Lantas dibuatkan lagi rangka baru pada bagian atas sebagai dudukan jok plus bodi belakang kecil. Bahan yang dipakai cuma pipa bulat 22,5 mm dengan panjang 25 cm," jelas ayah dari Evan Januar Pratama ini.

Hasilnya konsep SF di Modifikasi Satria FU 150 ini berbeda dari yang sudah ada. "Apalagi ini streetfighter yang transsexual dari jenis bebek. Bukan itu saja, juga sudah dikasih pesona lain pada komponen dan aplikasi pro arm," tegas modifikator yang mangkal di Jl. Unwiku No. 26, Karang Salam, Purwokerto.
Andyz Milanisti Modifikasi

Modifikasi Honda Scoopy Elegan

Modifikasi Honda Scoopy - itu memang skubek yang enak dimodif. Terserah buat dipakai harian atau sekadar pajangan. Contoh Scoopy yang jadi pajangan di Astra Honda Bali, main-dealer wilayah Bali.

"Ubahan tampilan Scoopy lansiran 2011 ini menjadi Scoopy yang elegan dan simpel bergaya Thailand," sebut Andhika Sabmarin selaku supervisor promotion Astra Honda Bali.

Selain mencoba memodifikasi tampilan menjadi beda, juga memang untuk menarik perhatian pengunjung dealer. Nggak heran kalau skubek ini juga rutin dibawa keliling berpameran.


Kelir dominan putih sampai ke pelek membuat Scoopy ini tampil lebih elegan. Sedangkan motif di bodi yang mengusung rona ungu, juga ikut tampil menggoda. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 100/70-14
Ban belakang: Swallow 120/70-14
Pelek: Daytona
Jok : Custom
Sok belakang : DBS

Penulis : Ade
Andyz Milanisti Modifikasi

Modifikasi Yamaha Scorpio Full Track Bratstyle

Karya barudak Street Demon Bandung memang menggambarkan visi dan misi kumpulan non-klub ini. Beraneka ragam motor asal dicustom. Sipnya, pengertian mereka soal modifikasi terbilang luas dan tergantung taste masing-masing. Beberapa suka traditional chopper, bobber, classic-retro, café racer, scrambler dan banyak lagi. Bahkan ada juga yang braty sampai street tracker.

Membuktikannya, comot dua anggota mereka, Yuska Omes Irawan dan Exa yang sedang enjoy bareng rekan-rekannya di acara amal dan buka bersama. Yuska memilih Brat Style gaya Bandung.

Kali pertama melihat MOTOR Plus jatuh hati! Omes sebagai owner dan builder sangat jeli melihat ‘kelebihan’ sasis asli Yamaha yang double down-tube. Modal ini baik untuk aliran choppers efisien apalagi braty. Konstruksi sasis tubular beraroma klasik membuat imajinasi aliran ini bisa berkembang.





Dari awal, teguh pada filosofi chopper yakni meminimalisir keseluruhan bodi. Semua dibuat lebih kecil dari tampilan standar Scorpio, jauh lebih ceper dan slim. “Double sok belakang dibuat ceper, antara roda dan sepatbor sempit. Untuk menghindari tidak bergesekan saat kena beban, sok keras, pakai Jupiter MX 135LC dua buah,” jelas Omes. Tentu kenyamanan jadi nomor sekian, saat riding seperti motor hardtail. ”Enggak rigid total, tetap ada redaman,” jelasnya.

Beda dengan Exa yang punya bengkel Dadang Modip dari Street Demon Buitenzorg Bogor. Lebih sreg milih flat track. “Tapi sama-sama khas tatar priangan kok, buktinya nama bengkel bukan modif tapi modip,” kekehnya.

Untuk ridiabilitas, ground clearance tinggi dan nyaman diajak daily riding. Bahan sasis Scorpio fleksibel untuk flat track juga gak banyak ubahan, hanya sedikit sentuhan pada sektor belakang, menyesuaikan buntut. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI YAMAHA SCORPIO
Scorpio 2008 Flact Track
Pelek depan : 1,85x17
Pelek belakang : 2,50x18

Scorpio 2007 Bratstyle 2007
Pelek depan & belakang : Champ 2,50x18
Ban depan & belakang : Swallow 400x18

Penulis : Isf@n
Andyz Milanisti Modifikasi